Kendala Berternak Semut Kroto

jual bibit kroto

Kendala Berternak Semut Kroto

Semut rangrang , nggak asing bagi kita yang tinggal deket dengan kebun yang ada pohon mangga. Semut yang satu ini berwarna merah dan biasa hidup di pohon rambutan atau pohon mangga.Ikutin triknya juga kamu ingin budidaya semut rangrang.

Diawal memelihara semut rangrang, para peternak pada umumnya memasang target pengembangan terlebih dahulu. merupakan dengan mengembangkan 1 koloni awal, dari mencari di alam ataupun membeli indukan ( bibit dalam toples), dengan harapan indukan akan berkembang, dan se telah dirasa cukup banyak, barulah mulai target panen.
Apapun target peternak merupakan sah sah saja, karna memang nggak ada aturan untuk itu.

Hanya saja, didalam target pengembangan, peternak harus lebih paham sifat semut, siklus semut, musim semut dan hal hal lain tentang kehidupan semut.

Kendala Perkembangan Semut rangrang

catu kroto semut <strong> <strong> rangrang</strong></strong>
Koloni Semut Semut rangrang

Memang, menurut kami, pengembangan merupakan ilmu yang lebih rumit dibandingkan dengan panenan, di karenakan didalam pengembangan akan menemui siklus musim elemen semut, juga sifat semut yang sosialis dan penjelajah.

Ini butuh pemahaman dan pengalaman agar peternak bisa mengantisipasi kerugian akibat siklus dan sifat semut, atau malah bisa memanfaatkan siklus dan sifat semut tersebut.

Sedikit pemahaman dan pengalaman kami yang belum sempurna, semoga bisa membantu.
Di usia ternak sekitar 3 bulan dengan target pengembangan, peternak akan menemui situasi koloni yang mengalami penyusutan.

Dit kamui dengan adanya kematian semut rangrang skala besar di koloni tersebut.
Hal ini terjadi, karena komposisi elemen semut dalam koloni telah mencukupi se telah beberapa kali produksi telur dan menghasilkan semut pekerja dan prajurit yang seimbang dgn jumlah semut perawat bawaan indukan awalnya.

saat komposisi koloni telah seimbang, semut mampu memetakan wilayah jelajah.
Dan rak merupakan wilayah jelajah yang ada batasnya, sehingga semut menyesuaikan kepadatan populasi terhadap luasan wilayah jelajahnya.

Di alam, wilayah jelajah tak terhingga, jadi sensus penduduk pun berlaku tanpa batasan.
saat usia ternak mencapai 3 bulan, telah waktunya untuk membagi koloni, agar masing2 pecahan memiliki komposisi yang tak seimbang, sehingga koloni akan berusaha menyetabilkan komposisi koloni.
Dengan demikian, produktifitas tetep berjalan, dan pengembangan pun bisa lebih maksimal.

Perlu diperhatikan, ukuran rak pecahan harus seimbang dengan indukan yang akan ditempatkan.
Misal dengan ukuran rak ternak mirip uraian kami yang telah lalu, akan lebih memudahkan peternak membagi dan mengorganisir pemecahan koloni.

Sarang ataupun semut yang dipindahkan pun perlu juga diperhatikan.
Maksudnya, agar koloni merasa kekurangan salah satu atau lebih elemen ternak, maka yang kita pindahkan merupakan mayoritas 1 elemen semut, misalnya elemen semut pekerja yang kita pindahkan.
Ini akan menyebabkan rak atau koloni awal akan merasa kekurangan semut pekerja.

Dan juga koloni pecahan akan merasa kekurangan semut perawat.
Sehingga masing masing koloni akan memproduksi kekurangan elemen tersebut. Dengan demikian, produksi tetap berjalan.

Tetapi ada batasan waktunya lagi untuk dilakukan pecah koloni mirip diawal.
Dan setiap koloni, entah itu yang awal ataupun pecahan, harus ada ratu. 2 ratu atau sepasang, atau 4 ratu dengan jumlah indukan semut yang sesuai.

Demikianlah sharing pengalaman budidaya semut rangrang

Bila ada kekurangan mohon coment dan dikoreksi

Jual bibit kroto | Konsultasi Gratis

Hubungi Kami untuk Silaturohmi

Dian Kroto
handphone : 081229 893 588

  

Keywords : jual bibit kroto cikarang,jual bibit kroto semarang,jual bibit kroto pati,jual bibit kroto temanggung,jual bibit kroto bogor

0 Response to "Kendala Berternak Semut Kroto"

Post a Comment